Starbucks, Antara Optimis dan Skeptis

Raksasa kedai kopi asal Paman Sam, Starbucks, resmi masuk ke tanah kelahiran “home of espresso” Italia. Perusahaan yang telah memiliki 25.000 outlet di 75 negara ini optimis dapat merebut jutaan hati masyarakat lokal dan mancanegara. Namun di tengah keyakinan yang cukup tinggi, tidak sedikit pihak yang justru skeptis.

“…coffee for Italian is more than just “fuel”, its ritual, it’s part of the culture and one of those little life pleasures that makes our day brighter. It’s hard for me to understand how someone would choose Starbucks in NY when there are so many better options, even more so, in Italy,” Marina Cacciapuoti, Associate Visuals Editor and Rome Native, seperti ditulis oleh Conde Nast Traveler.

  1. Starbucks akan menempati outlet pertamanya di gedung Piazza Cordusio, Milan, pada September 2018
  2. Pangsa pasarnya adalah wisatawan mancanegara yang berplesiran ke Italia di mana tercatat ada 50 juta wisatawan setiap tahun. Turis asal Asia mencari sasaran utama Starbucks
  3. Konsepnya bukan hanya sekedar “grab and go coffee shop” tetapi berkonsep coffee shop roastery di mana budaya dan kebiasaan ngopi akan tetap dilestarikan
  4. Persaingan harga menjadi faktor penentu keberhasilan bisnis Starbucks di Milan

Starbucks in 2017 – 2018

  • 10 most valuable fast food brands worldwide 2017 
  • 158.93 m 60 kilogram bags coffee production worldwide
  • Starbucks Corp achieved revenue (Q1 2018) growth of 14.17% in total segment, and improved market share to approximate 26.48%

Peran Barista digantikan Teknologi?

“Saya mau memesan dua gelas cappucino ukuran besar. Oh, tolong kurangi gulanya dan tanpa kafein. Saya mau kopinya untuk dibawa pulang. Apakah bisa dibuatkan tiga gelas ukuran besar dan dua ukuran Kecil?”. Kalimat tersebut biasanya terjadi di sebuah kedai kopi ketika pelanggan memesan pesanannya kepada barista. Namun seiring perkembangan teknologi kini pesanan tersebut bisa diproses oleh sebuah Mesin.
Berikut adalah beberapa aspek yang mempengaruhi tergantinya peran barista dengan teknologi?

  • Kios Kopi Otomatis
    Perusahaan on-demand robotin coffee bar, Briggo kini kembali membuka kios otomatis keduanya di Bandar Udara Internasional Bergstrom, Austin, Amerika Serikat. Anda cukup memesan menggunakan mobile App atau langsung di layar order pada kios Briggo, lebih canggih dari sekedar vending machine.
  • Variasi Minuman
    Setiap pesanan bisa disesuaikan dengan keinginan kita. Mulai dari jumlah shot espresso, pilihan jenis susu, sirup hingga temperatur minuman. Uniknya, pesanan favorit bisa disimpan di dalam aplikasi sekaligus mengumpulkan poin. Asyik kan!
  • 800 Gelas per Hari
    Mesin otomatis ini, bisa memproduksi 100 minuman tiap jam nya dengan total 800 gelas kopi yang disajikan.
  • Next Briggo?
    Kios pertama Briggo berada di Guadalupe Street. Mereka akan melebarkan sayap pasar di Amerika dan berpartner dengan berbagai kampus, rumah sakit, mall, hingga sekolah.
  • Pengembangan Artificial Intelligence
    Di Asia, anak usaha Alibaba Group, Alibaba Damo Academy juga berencana untuk mengembangkan Artifical Intelligence khusus untuk industri makanan dan minuman
  • Asia tak Mau Kalah
    Tim riset mengembangkan solusi interaksi bicara multi-modal yang dapat menangkap fitur suara dan visual, seperti tempo bicara, jeda antar kata, lafal, napas, dan ekspresi wajah. Mesin pemesan pintar ini diharapkan bisa beroperasi di pasaran dalam waktu dekat.

Toffin Indonesia Resmikan Showroom Kopi Terbesar dan Termewah di Indonesia

JAKARTA, 15 Juli 2018. PT Toffin Indonesia meresmikan showroom kopi terbesar dan termewah pertama di Indonesia. Showroom seluas 1400 meter persegi ini dibuka oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, Duta Besar Italia untuk Indonesia, H. E. Vittorio Sandalli dan dimeriahkan oleh bintang tamu, Dale Harris, World Barista Champion 2017.

Sebagai pemimpin pasar mesin kopi di Tanah Air, Toffin turut berkontribusi menumbuhkan bisnis food & beverage khususnya kedai kopi melalui produk berkualitas hingga jasa konsultasi bisnis, pengembangan menu, pelatihan barista, perawatan dan suku cadang mesin kopi.

Tony Arifin, Chief Executive Officer (CEO) Toffin Indonesia, menuturkan,Toffin Coffee Showroom akan menjadi “The Creative Hub for Coffee Enthusiast” yakni tempat untuk berinovasi dan berkreatifitas bagi pecinta dan pebisnis kopi.

“Minat masyarakat terhadap kopi kian meningkat. Saat ini kopi bukan hanya sekedar minuman tetapi juga penunjang gaya hidup. Hal tersebut mendorong orang untuk mengetahui lebih dalam soal kopi hingga membangun bisnis kedai kopi. Berangkat dari situ kami meresmikan Toffin Coffee Showroom,” jelas Tony saat pembukaan Toffin Coffee Showroom di Pluit, Jakarta Utara, Minggu, 15 Juli 2018.

Toffin Coffee Showroom akan menjadi pertemuan dua hub. Hub yang pertama menjadi training center : berupa pembelajaran tentang kopi, pelatihan barista, pelatihan latte art, merawat peralatan dan mesin kopi, hingga sebagai tempat co-working space.

Hub kedua, business development center yang membantu calon pengusaha untuk merancang bisnis kedai kopi, mengenal peralatan dan mesin kopi terbaik, pengembangan menu yang inovatif, dan penjualan suku cadang.

Kemegahan showroom bisa dirasakan pada lantai dasar yang menampilkan koleksi premium dari Victoria Arduino. Ke arah selatan, produk-produk dari Nouva Simonelli berjajar apik dengan varian tipe dan model yang beragam. Pada lantai ini pula, pengunjung juga bisa mempelajari seluk beluk kopi, mengenal tokoh kopi dunia, hingga tren kopi pada sebuah multimedia. Di lantai ini akan dijadikan tempat untuk co-working space yang berkaitan tentang kopi ataupun kompetisi kopi.

Beranjak ke lantai dua, pengunjung disambut oleh Hario Jepang yang menguasai pangsa pasar manual brew di Indonesia. Di sebelahnya ada mesin kopi VBM dan water filtration untuk menghasilkan cita rasa kopi yang maksimal dari BWT Water+more yang merupakan pemimpin pasar dunia. Ada juga mesin blender dan grinder dari berbagai merek dengan corak, warna dan bentuk.

Untuk training skill disediakan tiga ruang (creative lab) bersekat kaca di mana pengunjung bisa belajar pembuatan kopi, barista, hingga eksperimen membuat varian minuman berbahan dasar kopi ataupun mocktail dan cocktail.

Dale Harris, World Barista Champion 2017, mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu dengan pecinta kopi di Indonesia. Dalam kunjungannya, jawara dunia ini memperkenalkan mesin penggiling kopi generasi terbaru dari Victoria Arduino, Mythos 2. “Ini tempat yang keren. Semoga tempat ini bisa menjadi referensi untuk menimba ilmu dan mencari tahu mesin kopi terbaik kelas dunia, “ pungkasnya.

Sementara itu, Fabio Ceccarani, Chief Executive Officer Simonelli Group, mengatakan, pihaknya sangat senang bisa bersinergi dengan Toffin Indonesia. Sebagai mitra kerja sekaligus produsen mesin kopi Nouva Simonelli dan Victoria Arduino, ia optimis Toffin bisa meningkatkan dan memperkenalkan mereknya ke pasar yang lebih luas.

“Persaingan mesin kopi di Indonesia cukup kompetitif. Hal itu bisa dilihat dari begitu banyaknya merek mesin kopi global yang meramaikan pasar Indonesia. Tetapi dengan track record dan pengalaman selama belasan tahun, saya yakin Toffin bisa menjaga posisinya sebagai pemimpin pasar mesin kopi di Indonesia,” ungkapnya.

Hingga kini Toffin terhubung dengan ribuan mitra mulai dari kedai kopi, kafe, restaurant, hotel, club, hingga perkantoran. Mulai dari skala kecil, sedang, besar hingga international chain cafe/restaurant. Antara lain : Starbuck Reserve, Coffee Beans & Tea Leaf, Dunkin Donut, KFC, J.Co., Warung Upnormal, Tanamera, Filosofi Kopi, Calibrate Coffee, Markobar, Ruang Seduh, First Crack Coffee, dan masih banyak lagi.

Tentang Toffin Indonesia
PT Toffin Indonesia berdiri tahun 2007 yang membawahi tujuh anak perusahaan. Sebagai salah satu langkah ekspansi di luar negeri, Toffin mendirikan bisnis yang sama dengan nama Toffin Singapore. Informasi lebih lengkap seputar produk dan perusahaan bisa mengunjungi lama resmi perusahaan www.toffin.id atau dapat diunduh di Google Play dan App Store.

Toffin Coffee Showroom menampilkan produk andalan mulai dari mesin roasting, mesin espresso, manual brew, topping, ingredients, water filtration, blender dan grinder. Antara lain : Nuova Simonelli, Hario, Victoria Arduino, VBM, BWT Water+More, Toffin Seattle, Compak, Fabbri, VBM, Toper, Vitamix, BlendArt, Zicaffe, serta Comprital.